26 Desember 2009

Kiriman Kacamata


Cerita ini disadur dari majalah Intisari edisi Januari 2009, di kolom Lentera.. Sekedar ingin berbagi, supaya kita bisa mengerti tentang kehendak Allah dan agar kita tetap ber-khusnudzan terhadap-Nya atas segala kehendaknya..
"Sore itu, Kakek merampungkan pekerjaannya membuat lemari kayu yang esok akan dikirim ke panti asuhan di Kalimantan yang terkena banjir, bersama dengan berbagai perkakas sebagai sumbangan dari warga lingkungan kami..

Namun, sehari kemudian ia panik kehilangan kacamata. Selidik punya selidik, ia baru ingat menaruh kacamata tersebut di dalam lemari yang sudah disumbangkan tersebut. "Duh, Gusti. Saya kan sudah menghabiskan tenaga dan uang menolong sesama, kenapa jadi begini?", gerutu Kakek, seolah menyalahkan Tuhan..

Selang dua bulan kemudian, pengasih panti asuhan korban banjir tersebut datang ke lingkungan kami untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterimanya..

"Secara khusus saya berterimakasih atas kiriman kacamata. Maklum, banjir tersebut memporakporandakan seisi rumah termasuk kacamata saya. Sejak kehilangan kacamata, saya didera sakit kepala berkepanjangan. Kami sekeluarga terus berdoa agar diberi rejeki untuk membeli barang itu kembali. Eh kebetulan, ada kiriman kacamata di dalam lemari yang disumbangkan. Sungguh! Begitu saya pakai, pas dan cocok benar. Sepertinya ini khusus dibuat untuk saya. Terimakasih Tuhan, doa kami terjawab", ujarnya terbata-bata...

Tentu saja teman-teman bingung, karena tidak ada yang menyumbang kacamata. Namun Kakek yang duduk di pojok tak kuasa menahan isak. Terbersit penyesalan, mengapa dulu menyalahkan Tuhan..

Ia sangat bersyukur, karena Tuhan memakai kacamatanya untuk membahagiakan orang lain dengan cara yang luar biasa indah...."


Mari kita berprasangka baik atas apa yang telah dikehendaki Allah terhadap kita. Dan biarkan diri ini menangis, membayangkan cara indah yang digunakan-Nya untuk mewarnai hidup dan membahagiakan sesama.. Sesungguhnya Allah lebih mengerti apa yang terbaik untuk makhluknya, dan cara yang paling indah insyaAllah akan selalu Allah berikan kepada kita..

0 komentar: